Ratu malam sang rembulan
Raja siang sang matahari
Keduanya selalu bertentangan,
Tarik menarik
Dorong mendorong
Saling menguasai,
Seolah selalu bertanding tiada henti
Tiada yang kalah
Tak ada yang menag,
Karena dengan kedua sifat yang bertentangan ini
Seluruh alam semesta bergerak!
Dunia berputar,
Saling mengisi,
Yang satu melengkapi yang lain
Tanpa yang satu
Takkan ada yang lain,
Siang dan malam
Terang dan gelap
BAik dan jahat
Tanpa yang satu,
Apakah yang lain itu akan ada?
Tanpa adanya gelap,
Dapatkah kita mengenal terang?
Inilah sebuah kenyataan
Yang telah dikenhendaki Allah
Tanpa kehendaknya, takkan terjadi apa-apa
CINTA
Menatap relung relung hidup
Aku merasa hidupku
Tak seperti yang ku inginkan
Terhampar begitu banyak
Warna kelam sisi diriku
Seperti yang mereka tahu
Kenyataan itu memaksaku untuk masuk dalam sebuah penjara kehidupan. Ia membutakan mataku dari keindahan yang kuimpikan dan aku pun tak mampu untuk mebuka pintu penjara dengan kunci yang selama ini ada dalam diriku sejak kulahir ke bumi ini.
Aku merasa disudutkan kenyataan
Menuntut diriku dan tak sanggup ku melawan
Butakan mataku semua tentang keindahan
Menggugah takutku menantang sendiriku
Sejenak kutermenung dalam kesendirian dan seketika kumenemukan sebuah harapan baru. Sebuah kata yang mampu melepaskanku dari kenyataan pahit ini. Kata itu adalah CINTA. Dengan cinta inilah aku mampu keluar dari penjara kehidupan ini. Dengan cinta aku mampu mengungkapkan semua perasaan yang selama ini terpendam.